
Kelapa sawit selama ini lebih banyak dikenal sebagai tanaman penghasil minyak nabati. Namun, produksi minyak ternyata hanya menyumbang sebagian kecil dari total biomassa yang dihasilkan setiap tandan buah segar (TBS).
1 Oktober 2026

Menurut Gulat, keterlibatan perguruan tinggi menjadi penting karena petani sawit membutuhkan dukungan teknis untuk mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana perkebunan, terutama jalan, jembatan dan kanalisasi.
1 Oktober 2026

Pemerintah Kota Pekanbaru mendorong pengembangan perkebunan kelapa sawit dengan mengutamakan peningkatan produktivitas lahan yang sudah tersedia. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menghindari tekanan terhadap lingkungan akibat pembukaan lahan baru.
1 Oktober 2026

Pemerintah memperluas sasaran pasar ekspor produk sawit Indonesia ke Afrika. Kementerian Luar Negeri menempatkan kawasan tersebut sebagai salah satu pasar baru yang potensial, bersama produk makanan dan minuman serta manufaktur.
1 Oktober 2026

Satu pohon sawit tidak hanya menghasilkan minyak. Hampir seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan kembali untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi.
1 Oktober 2026

Tandan kosong kelapa sawit tidak hanya berakhir sebagai pupuk. Mahasiswa Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan mengembangkan limbah tersebut menjadi media tanam jamur merang yang kemudian diolah menjadi keripik.
1 Oktober 2026

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mendorong penguatan kemitraan industri kelapa sawit antara Indonesia dan India. Kerja sama itu dinilai penting untuk menjaga hubungan perdagangan kedua negara sekaligus memperluas kolaborasi di bidang produktivitas, keberlanjutan, dan ketertelusuran sawit.
1 Oktober 2026

Harga minyak sawit dunia berpeluang mencuat pada 2027 dan kembali mengungguli minyak kedelai. Prospek itu muncul ketika pasokan sawit Indonesia diperkirakan menyusut, sementara kebutuhan untuk biodiesel di dalam negeri terus meningkat.
1 Oktober 2026

Pemerintah tidak ingin regulasi European Union Deforestation Regulation (EUDR) hanya berakhir sebagai kewajiban administratif bagi komoditas Indonesia. Kementerian Pertanian mendorong regulasi tersebut menjadi pintu masuk untuk membenahi tata kelola perkebunan sekaligus memperkuat posisi pekebun dalam rantai nilai global.
1 Oktober 2026

Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma Agraria resmi disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam Rapat Paripurna pada 22 September 2026. Pengesahan itu dinilai menjadi langkah penting dalam pembenahan tata kelola agraria, tetapi masih menyisakan sejumlah persoalan kelembagaan dan kepastian hukum.
30 September 2026

Kekeringan pada perkebunan kelapa sawit tidak selalu langsung terlihat dari turunnya curah hujan. Respons tanaman terhadap kondisi atmosfer dan ketersediaan air di dalam tanah justru dapat memberikan sinyal lebih awal mengenai tekanan air atau water stress.
30 September 2026

Pengesahan Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma Agraria membawa konsekuensi besar bagi industri perkebunan kelapa sawit. Kepastian mengenai hak atas tanah, status kawasan konservasi, kemitraan, hingga batas penguasaan lahan menjadi sejumlah isu yang dinilai perlu diperjelas dalam aturan pelaksana.
30 September 2026

Program perdana ini diperkenalkan BPDP melalui Webinar Sosialisasi Call for Proposal, sebagai langkah awal untuk memberikan pemahaman kepada para pemangku kepentingan mengenai tujuan program sekaligus mekanisme pengajuan proposal.
30 September 2026

Limbah tandan kosong kelapa sawit berpotensi memiliki nilai tambah di luar pemanfaatan konvensional. Guru Besar ke-248 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Profesor Hosta Ardhyananta, memanfaatkannya sebagai salah satu bahan alami untuk mengembangkan material komposit hibrida.
30 September 2026

Kinerja industri sawit nasional pada Juli 2026 menunjukkan pergeseran antara pasar ekspor dan konsumsi domestik. Volume ekspor produk sawit turun 2,67 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sementara konsumsi dalam negeri meningkat 3,35 persen. Kenaikan konsumsi terutama didorong sektor biodiesel.
30 September 2026

Malaysia mulai menggeser strategi perdagangan minyak sawitnya di India. Alih-alih mengejar pertumbuhan volume ekspor minyak sawit mentah, Negeri Jiran itu kini membidik pasar produk sawit bernilai tambah seperti oleokimia, lemak khusus, bahan pangan hingga produk perawatan pribadi.
30 September 2026