
Sebuah Kampus Rakyat tidak selalu lahir dari kebijakan negara, dana besar, atau gedung megah. Kadang ia bermula dari ruang kecil—sangat kecil—berukuran 4×4 meter.
15 Desember 2025

Di dunia kapitalis konvensional, berlaku hukum one dollar, one vote. Saham terbanyak menentukan keputusan. Kekayaan menentukan kekuasaan. Yang kaya semakin kaya, yang miskin tetap miskin—atau semakin miskin.
14 Desember 2025

Bayangkan: tahun 1993, sebuah ruangan 4x4 meter di pedalaman Kalimantan. Di sana, 12 orang petani saling menatap. Tidak ada sertifikat tanah sebagai agunan, tidak ada slip gaji sebagai jaminan, tidak ada kontrak hukum yang akan mengikat mereka. Hanya ada tatapan mata, jabat tangan, dan sebuah kata sederhana: percaya.
13 Desember 2025

Inilah kisah tentang fisika kuantum sosial dalam aksi. Tentang bagaimana masyarakat dengan 72% petani, dengan NPL konsisten di bawah 2%, berhasil membangun peradaban ekonomi dari pedalaman.
13 Desember 2025
Menurut Prof. Agus Pakpahan, inilah paradoks Indonesia: negeri ini punya bukti empiris bahwa model ekonomi alternatif bisa sukses seperti Keling Kumang, tetapi tidak punya ilmu pengetahuan sistematis untuk memahami, mereplikasi, dan mengembangkannya.
11 Desember 2025

Prof. Dr. Ir. Agus Pakpahan, Ph.D, seorang pakar Agroekonomi, mengemukakan bahwa ilmu pengetahuan di Indonesia belum dirancang untuk mendukung pembangunan ekonomi baru Republik Kooperatif. Kurikulum di universitas masih mengajarkan model pertumbuhan neoklasik yang mengabaikan ketimpangan.
11 Desember 2025

Sejarah panjang kelapa sawit dimulai dari pemanfaatan tradisional di Afrika, berkembang menjadi komoditas perdagangan global, hingga akhirnya mengubah perekonomian Indonesia.
11 Desember 2025

Pakar Agroekonomi, Prof. Dr. Ir. Agus Pakpahan, Ph.D, mengungkapkan, selama setengah abad, Indonesia menyaksikan parade gagal transformasi struktural yang mengikuti pola serupa: rencana ambisius diluncurkan dengan target lima hingga sepuluh tahun, dan investasi triliunan rupiah mengalir ke proyek mercusuar.
8 Desember 2025

Pakar Agroekonomi, Prof. Dr. Ir. Agus Pakpahan, Ph.D, getol menyoroti hadirnya hak guna usaha (HG&) di Indonesia yang justru mengalami detransformasi, terjebak dalam pola ekonomi sederhana dan rentan, terutama dalam sektor pertanian seperti kelapa sawit.
8 Desember 2025

Setiap kali banjir bandang terjadi, terutama di wilayah pedesaan dan pinggiran kota, tudingan kerap diarahkan ke kebun sawit. Seolah-olah kehadiran sawit otomatis identik dengan bencana hidrologi.
8 Desember 2025

Persoalan hama menjadi tantangan bagi peningkatan produktivitas perkebunan sawit. Namun, penanganan dampak negatif serangga yang tidak menerapkan prinsip-prinsip sustainability juga bisa mengakibatkan kerugian lain, terutama kerusakan lingkungan. Langkah inovatif perlu jadi terobosan.
5 Desember 2025

Narasi ini sedemikian populer sehingga perlahan menjadi semacam “kebenaran bersama”, diterima tanpa perlu pengujian lebih lanjut. Namun, seperti banyak narasi sederhana lainnya, ia gagal menjelaskan kompleksitas sebenarnya.
4 Desember 2025

Untuk anak muda Indonesia, kali ini saya akan buat catatan harian singkat nuansanya ajakan. Ajaran orang kampung, mana tahu ada baik dan manfaatnya. Tentang Kehidupan, memaknai kehidupan. Universitas Kehidupan, Fakultas Ilmu Hikmah. Agar mudah dapat pembelajaran ilmu hikmah, berikut ini pengalaman saya dulu masih kecil yang suka mendengarkan petuah kampung bersahaja tapi bijak kaya makna. Karena kecil saya nyaris bisu, saat SD 2X tidak naik kelas dan seterusnya.
29 November 2025

Industri kelapa sawit di Indonesia telah lama menjadi tulang punggung ekonomi. Namun, di balik kesuksesan ini, terdapat tantangan dalam pengelolaan limbah yang dihasilkan.
28 November 2025

Berbeda dengan hak milik, HGU bukan hak permanen. Ada batas waktu yang secara ketat diatur dalam peraturan perundang-undangan.
28 November 2025

kecambah palsu diproduksi tanpa memperhatikan ketentuan yang berlaku. Penggunaan kecambah palsu, meskipun lebih murah, dapat menyebabkan sejumlah kerugian
25 November 2025