
sawitsetara.co - BALIKPAPAN — Harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun mitra di Kalimantan Timur mengalami kenaikan pada periode I Juli 2026. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh menguatnya harga Crude Palm Oil (CPO) dan kernel di pasar global yang turut mendorong peningkatan permintaan komoditas sawit.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Timur, Ahmad Muzakkir, mengatakan harga rata-rata tertimbang CPO ditetapkan sebesar Rp14.938,62 per kilogram, sementara harga kernel mencapai Rp12.603,14 per kilogram.
Menurutnya, penetapan harga TBS dilakukan berdasarkan usia tanaman. Harga tertinggi diberikan kepada tanaman berusia 10 hingga 20 tahun, yakni sebesar Rp3.477,55 per kilogram. Setelah melewati usia tersebut, harga TBS mulai mengalami penurunan seiring bertambahnya umur tanaman.
Muzakkir menegaskan bahwa harga yang ditetapkan pemerintah menjadi acuan bagi petani sawit yang telah bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS), khususnya petani plasma. Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus melindungi mereka dari praktik permainan harga oleh tengkulak.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga berharap kemitraan antara kelompok tani dan perusahaan pengelola PKS terus diperkuat agar kesejahteraan petani sawit dapat meningkat secara berkelanjutan.
Daftar Harga TBS Kelapa Sawit Periode I Juli 2026
Umur 3 tahun: Rp3.053,46/kg
Umur 4 tahun: Rp3.150,84/kg
Umur 5 tahun: Rp3.238,17/kg
Umur 6 tahun: Rp3.309,06/kg
Umur 7 tahun: Rp3.356,77/kg
Umur 8 tahun: Rp3.410,94/kg
Umur 9 tahun: Rp3.452,82/kg
Umur 10–20 tahun: Rp3.477,55/kg
Umur 21 tahun: Rp3.426,62/kg
Umur 22 tahun: Rp3.357,23/kg
Umur 23 tahun: Rp3.282,28/kg
Umur 24 tahun: Rp3.244,92/kg
Umur 25 tahun: Rp3.214,22/kg.
Tags:


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *