KONSULTASI
Logo

Petani Harus Nikmati Lonjakan Harga CPO, Wamentan: PKS Harus Patuhi Harga TBS

29 Juni 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Petani Harus Nikmati Lonjakan Harga CPO, Wamentan: PKS Harus Patuhi Harga TBS

sawitsetara.co - PONTIANAK — Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia Sudaryono meminta seluruh pabrik kelapa sawit (PKS) membeli tandan buah segar (TBS) petani sesuai harga penetapan pemerintah. Menurut dia, tingginya harga minyak sawit mentah (CPO) harus memberikan manfaat langsung kepada petani, bukan hanya industri.

“Harga CPO sedang tinggi, harga sawit juga tinggi. Karena itu, TBS tidak boleh dibeli di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah. Harga tersebut merupakan hasil kesepakatan antara pemerintah daerah, pabrik kelapa sawit, dan petani,” kata Sudaryono saat melantik Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kalimantan Barat di Pontianak, Minggu (28/6/2026).

Sudaryono mengatakan kepatuhan perusahaan terhadap harga TBS yang telah disepakati menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan rantai usaha perkebunan sawit. Kebijakan tersebut juga dinilai dapat meningkatkan pendapatan petani sebagai pelaku utama di sektor perkebunan.

Ia menegaskan pemerintah berkomitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada petani agar kenaikan harga komoditas di pasar global tidak hanya dinikmati pelaku industri, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani.

“Intinya, di era Presiden Prabowo, petani tidak boleh tidak sejahtera. Petani harus sejahtera,” ujarnya.

Sawit Setara Default Ad Banner

Dalam kesempatan itu, Sudaryono juga menyinggung upaya pemerintah memperkuat kemandirian pangan nasional melalui peningkatan produksi dalam negeri. Menurut dia, atas arahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia mulai menghentikan impor sejumlah komoditas strategis, seperti beras, jagung, dan gula, sejak 2025.

Ia mengatakan pengurangan ketergantungan terhadap impor harus dibarengi dengan penguatan sektor pertanian dan perkebunan. Salah satu caranya adalah memastikan petani memperoleh harga yang adil atas hasil produksinya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan yang baru dilantik sebagai Ketua DPD HKTI Kalimantan Barat mengatakan organisasinya akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sawit Setara Default Ad Banner

Menurut Norsan, HKTI Kalimantan Barat akan memprioritaskan peningkatan produktivitas pertanian, penguatan kelembagaan petani, serta menghadirkan inovasi dan solusi bagi pengembangan sektor pertanian di daerah.

“Mari kita bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan para petani di Kalimantan Barat,” katanya.

Ia juga mengajak pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat tani memperkuat kolaborasi untuk membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Pelantikan DPD HKTI Kalimantan Barat dirangkaikan dengan kegiatan jalan sehat dan gelar pangan murah yang diikuti ribuan warga. Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya mendekatkan organisasi kepada masyarakat sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah.


Berita Sebelumnya
KPPU Selidiki Dugaan Kartel Harga TBS Sawit di Pesisir Selatan, Panggil DPRD Sebagai Saksi

KPPU Selidiki Dugaan Kartel Harga TBS Sawit di Pesisir Selatan, Panggil DPRD Sebagai Saksi

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memulai penyelidikan awal atas dugaan praktik kartel dan monopsoni dalam pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kebun swadaya di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

28 Juni 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *