
sawitsetara.co - JAKARTA — Pengumuman penerima Beasiswa SDM Sawit 2026 belum dilakukan sesuai jadwal yang ditetapkan sebelumnya. Hasil seleksi yang semula dijadwalkan diumumkan pada Senin, 7 September 2026, kini masih dalam proses pengunggahan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Berdasarkan informasi dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), proses pengumuman saat ini disebut masih berada pada tahap upload hasil seleksi di sistem BPDP. Karena itu, para peserta diminta bersabar menunggu hingga hasil seleksi resmi dapat diakses.
Sebelumnya, jadwal resmi program Beasiswa SDM Sawit 2026 menetapkan pengumuman hasil seleksi pada 7 September 2026. Tahapan tersebut dilakukan setelah peserta mengikuti rangkaian seleksi yang berlangsung hingga akhir Agustus.
Ketua Umum DPP APKASINDO Dr. Ir. Gulat Medali Emas Manurung, MP., C.IMA., C.APO., turut menyampaikan informasi mengenai perkembangan pengumuman tersebut kepada para peserta seleksi. Dalam pesannya, Gulat meminta para peserta, khususnya anak-anak petani sawit yang mengikuti seleksi Beasiswa SDM Sawit 2026, untuk menunggu proses pengumuman.
Menurut Gulat, program Beasiswa SDM Sawit menjadi salah satu program BPDP yang bersentuhan langsung dengan petani sawit selain Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).
Ia menyebutkan, kuota Beasiswa SDM Sawit terus meningkat dari tahun ke tahun. Setelah sebelumnya mencapai 4.000 penerima, pada 2026 kuota kembali bertambah menjadi 5.000 penerima yang tersebar di berbagai perguruan tinggi.
“Dari tahun ke tahun, dari 3.000 naik ke 4.000 kuotanya, sekarang di 2026 itu mencapai 5.000 kuota,” ujarnya.
Gulat juga menyampaikan apresiasi kepada panitia Beasiswa SDM Sawit, Menteri Pertanian, Direktur Jenderal Perkebunan, serta Presiden Prabowo Subianto yang dinilai telah mendukung pengembangan sumber daya manusia di sektor kelapa sawit.
Ia mengaitkan program tersebut dengan Asta Cita keenam, yakni membangun Indonesia dari desa.
“Kami petani sawit bangga dengan Asta Cita Bapak, dan implementasinya di Asta Cita nomor 6, membangun Indonesia dari desa,” kata Gulat.
Penambahan kuota menjadi 5.000 penerima membuat Beasiswa SDM Sawit 2026 menjadi salah satu penyelenggaraan dengan kuota terbesar sejak program tersebut berjalan. Kuota tahun ini meningkat 1.000 penerima dibandingkan 2025 yang mencapai 4.000 orang.
Sebelumnya, peserta telah melalui tahapan pendaftaran pada 3–20 Juni 2026 dan seleksi pada Juli hingga 29 Agustus 2026. Hasil seleksi kemudian dijadwalkan diumumkan pada 7 September 2026.
Dengan belum munculnya hasil sesuai jadwal, peserta kini masih menunggu proses pengunggahan hasil seleksi oleh BPDP. Belum ada informasi mengenai tanggal baru pengumuman, sehingga peserta sebaiknya mengikuti kanal resmi BPDP dan Ditjen Perkebunan untuk memastikan hasil yang diumumkan merupakan informasi resmi.
Program Beasiswa SDM Sawit sendiri ditujukan untuk memperkuat kualitas generasi muda di sektor perkebunan kelapa sawit melalui dukungan pendidikan dan pengembangan kompetensi.
Tags:


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *