KONSULTASI
Logo

APKASINDO Terima Kunjungan UPBI, Dorong Universitas di Riau Lebih Dekat dengan Sawit

14 September 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorHendrik Khoirul
APKASINDO Terima Kunjungan UPBI, Dorong Universitas di Riau Lebih Dekat dengan Sawit

sawitsetara.co – PEKANBARU — DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) menerima kunjungan Universitas Persada Bunda Indonesia (UPBI) di Kantor DPW APKASINDO Riau di Pekanbaru, Senin (14/9/2026).

Kunjungan ini menjadi momentum memperkuat kerja sama antara organisasi petani sawit dan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sektor sawit di Riau.

Kedatangan UPBI dipimpin Wakil Rektor I Dr. H. Agustin Basriani, SE., MM., dan Wakil Rektor II Dr. H. Rahmi Zaenal, SE., Ak., M.Ak., didampingi Ketua LPPM UPBI Dr. Riyadi Mustofa, SE., M.Si., C.EIA., yang juga merupakan Ketua Bidang Penelitian dan Keberlanjutan DPP APKASINDO.

Rombongan diterima langsung Ketua Umum DPP APKASINDO Dr. Ir. Gulat Medali Emas Manurung, MP., C.IMA., C.APO., didampingi Wakil Sekretaris Jenderal II Bidang Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan Sarpras APKASINDO, Dr. Eko Jaya Siallagan.

Pertemuan tersebut membahas keberlanjutan kerja sama lembaga pendidikan dengan organisasi petani, khususnya dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap sektor sawit. Ruang kolaborasi yang dibahas mencakup pendidikan, penelitian hingga kegiatan praktik mahasiswa di perkebunan sawit.

apkasindo

Dr. Gulat menilai keterlibatan perguruan tinggi sangat penting karena sawit memiliki posisi strategis dalam perekonomian Riau. Menurutnya, kampus-kampus di Riau perlu mengenal sektor sawit lebih dekat agar dapat memberikan kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan petani dan perkembangan industri.

“Riau itu adalah sawit dan sawit adalah Riau. Kita juga harus bersepakat, sebab 50 persen ekonomi Riau itu digendong oleh ekonomi sawit,” kata Dr. Gulat.

Ia berharap semakin banyak perguruan tinggi di Riau yang membangun kedekatan dengan sektor sawit. Menurut Dr. Gulat, kolaborasi tersebut dapat membuka ruang bagi kampus untuk berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi petani sekaligus mendorong inovasi di sektor perkebunan.

Sementara itu, Agustin mengatakan kunjungan UPBI merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus upaya melanjutkan jalinan kerja sama dengan APKASINDO. Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memberikan dukungan melalui pendidikan dan pengembangan keilmuan bagi petani sawit.

“Kalau bukan kampus yang memberikan support utamanya di ranah pendidikan, siapa lagi?” ujar Agustin.

apkasindo

UPBI, lanjutnya, akan mendorong dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam penelitian maupun praktik kerja lapangan di bidang sawit. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kepentingan akademik, tetapi dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan dan penguatan sektor sawit Riau.

Dr. Gulat juga mengajak kalangan perguruan tinggi dan petani sawit untuk bergandengan tangan menjaga keberlanjutan sawit Riau. Ia menegaskan, keberlanjutan sawit tidak cukup hanya dilihat dari aspek ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan dimensi sosial dan lingkungan.

“Menjaga sawit itu ada tiga dimensi yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan. Tidak hanya ekonomi, tidak hanya sosial, dan tidak hanya lingkungan. Ketiganya harus saling interaksi demi sawit Riau semakin baik,” ujar Dr. Gulat.

Kolaborasi APKASINDO dan UPBI diharapkan memperkuat ekosistem sawit Riau melalui keterlibatan perguruan tinggi dalam pendidikan, penelitian dan pengembangan sumber daya manusia. Sinergi tersebut sekaligus menjadi langkah untuk memastikan sektor sawit terus memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat Riau.

Tags:

Berita SawitAPKASINDO

Berita Sebelumnya
Mahasiswa USU Angkat Potensi POME Lewat Infografis, Raih Dua Penghargaan di Kompetisi Internasional

Mahasiswa USU Angkat Potensi POME Lewat Infografis, Raih Dua Penghargaan di Kompetisi Internasional

Dua mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU) mengolah isu limbah sawit menjadi karya berbasis data. Theodora Sibuea dan Edric Roland Li, mahasiswa stambuk 2023, berhasil meraih Juara Harapan 2 sekaligus Favorite Infographic dalam Dokter Data International Statistic Competition 2026.

12 September 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *