KONSULTASI
Logo

Periode 30 September–6 Oktober 2026: Harga TBS Plasma Riau Turun, Umur 9 Tahun Jadi Rp3.912

29 September 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorHendrik Khoirul
 Periode 30 September–6 Oktober 2026: Harga TBS Plasma Riau Turun, Umur 9 Tahun Jadi Rp3.912

sawitsetara.co - PEKANBARU — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan plasma di Provinsi Riau kembali mengalami penurunan pada periode 30 September–6 Oktober 2026. Penurunan tercatat sebesar Rp36,41 per kilogram untuk tanaman umur 9 tahun.

Berdasarkan penetapan harga TBS kelapa sawit kemitraan plasma Riau Nomor 36, harga TBS umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.912,29 per kilogram, turun dari periode sebelumnya.

Penetapan harga tersebut berlaku untuk periode Rabu, 30 September hingga Selasa, 6 Oktober 2026. Harga tertinggi dalam struktur penetapan periode ini berada pada tanaman umur 9 tahun, sedangkan harga terendah tercatat pada tanaman umur 3 tahun sebesar Rp3.013,79 per kilogram.

Selain harga TBS, penetapan periode ini mencatat Indeks K sebesar 93,93 persen dan BOTL sebesar 1,24 persen. Harga CPO yang menjadi salah satu komponen perhitungan ditetapkan sebesar Rp15.525,87 per kilogram, sedangkan harga kernel mencapai Rp13.443,82 per kilogram.

Adapun harga cangkang ditetapkan sebesar Rp15,46 per kilogram.

DPP

Berikut daftar lengkap harga TBS kelapa sawit kemitraan plasma Provinsi Riau periode 30 September–6 Oktober 2026:

- Umur 3 tahun: Rp3.013,79/kg

- Umur 4 tahun: Rp3.417,66/kg

- Umur 5 tahun: Rp3.622,60/kg

- Umur 6 tahun: Rp3.780,67/kg

- Umur 7 tahun: Rp3.862,13/kg

- Umur 8 tahun: Rp3.907,82/kg

- Umur 9 tahun: Rp3.912,29/kg

- Umur 10–20 tahun: Rp3.891,28/kg

- Umur 21 tahun: Rp3.830,03/kg

- Umur 22 tahun: Rp3.771,30/kg

- Umur 23 tahun: Rp3.708,59/kg

- Umur 24 tahun: Rp3.639,85/kg

- Umur 25 tahun: Rp3.562,56/kg

- Umur 26 tahun: Rp3.515,69/kg

- Umur 27 tahun: Rp3.468,63/kg

- Umur 28 tahun: Rp3.422,84/kg

- Umur 29 tahun: Rp3.405,34/kg

- Umur 30 tahun: Rp3.390,75/kg.

Tags:

harga TBS

Berita Sebelumnya
Petani Sawit Sarawak Didorong Diversifikasi Hadapi Tekanan Pasar Global

Petani Sawit Sarawak Didorong Diversifikasi Hadapi Tekanan Pasar Global

Pekebun kecil kelapa sawit di Sarawak, Malaysia, didorong tidak hanya bergantung pada satu komoditas untuk menjaga ketahanan pendapatan. Diversifikasi tanaman dan hasil pertanian dinilai penting di tengah perubahan persyaratan keberlanjutan sawit serta tuntutan pasar global yang semakin kompleks.

28 September 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *