KONSULTASI
Logo

Harga TBS Kelapa Sawit Plasma Riau Periode 10–16 Juni 2026: Turun Tipis pada Kelompok Umur Produktif

9 Juni 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Harga TBS Kelapa Sawit Plasma Riau Periode 10–16 Juni 2026: Turun Tipis pada Kelompok Umur Produktif

sawitsetara.co - PEKANBARU – Penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kemitraan plasma di Riau kembali diumumkan untuk periode Rabu–Selasa, 10–16 Juni 2026 (No. 20). Hasil penetapan menunjukkan adanya koreksi harga pada beberapa kelompok umur, terutama di fase tanaman produktif.

Berdasarkan data resmi, harga TBS untuk umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.768,52/kg, dengan penurunan sebesar Rp64,09/kg dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, kelompok umur 10–20 tahun yang menjadi acuan utama industri juga mengalami penurunan menjadi Rp3.748,39/kg.

Sawit Setara Default Ad Banner

Jika dibandingkan dengan periode sebelumnya (3–9 Juni 2026), harga TBS umur 10–20 tahun tercatat berada di level Rp3.782,21/kg. Artinya, terjadi penurunan sekitar Rp33,82/kg pada periode terbaru ini.

Penurunan harga ini mencerminkan adanya tekanan pada komponen harga CPO dan kernel, meskipun indeks K masih berada di level cukup tinggi, yakni 93,30%. Harga CPO tercatat Rp15.011,72/kg dan kernel Rp13.147,00/kg pada periode ini. Adapun BOTL ditetapkan 1,33%.

Daftar Harga TBS Kelapa Sawit Plasma Riau (10–16 Juni 2026)

Umur 3 tahun: Rp2.904,82/kg

Umur 4 tahun: Rp3.292,79/kg

Umur 5 tahun: Rp3.489,76/kg

Umur 6 tahun: Rp3.641,73/kg

Umur 7 tahun: Rp3.720,18/kg

Umur 8 tahun: Rp3.764,13/kg

Umur 9 tahun: Rp3.768,52/kg

Sawit Setara Default Ad Banner

Umur 10–20 tahun: Rp3.748,39/kg

Umur 21 tahun: Rp3.689,56/kg

Umur 22 tahun: Rp3.633,19/kg

Umur 23 tahun: Rp3.572,97/kg

Umur 24 tahun: Rp3.506,97/kg

Umur 25 tahun: Rp3.432,74/kg

Umur 26 tahun: Rp3.387,74/kg

Umur 27 tahun: Rp3.342,58/kg

Umur 28 tahun: Rp3.298,64/kg

Umur 29 tahun: Rp3.281,83/kg

Umur 30 tahun: Rp3.267,82/kg.

Tags:

harga TBS

Berita Sebelumnya
APKASINDO Riau: Petani Sawit Ibarat “Mentimun Bersanding Durian” dalam Wacana Pajak Air Permukaan

APKASINDO Riau: Petani Sawit Ibarat “Mentimun Bersanding Durian” dalam Wacana Pajak Air Permukaan

Dewan Pakar APKASINDO Riau Dr. Riyadi Mustafa, S.E., M.Si., CEIA mengingatkan bahwa petani sawit rakyat merupakan pihak yang paling rentan terdampak apabila kebijakan Pajak Air Permukaan (PAP) diterapkan pada industri kelapa sawit. Menurutnya, setiap kebijakan yang menambah biaya produksi di sektor hulu maupun hilir pada akhirnya akan bermuara pada penurunan pendapatan petani.

8 Juni 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *