KONSULTASI
Logo

Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Plasma Riau Naik, Berlaku 28 Januari–3 Februari 2026

27 Januari 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Plasma Riau Naik, Berlaku 28 Januari–3 Februari 2026
HOT NEWS

sawitsetara.co - PEKANBARU – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit Mitra Plasma di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan untuk periode 28 Januari hingga 3 Februari 2026. Kenaikan ini ditetapkan dalam rapat penetapan harga yang digelar oleh tim penetapan harga TBS Dinas Perkebunan Provinsi Riau pada Selasa (27/1/2026).

Faktor K ditetapkan 92,67, sedangkan sebesar Rp19,47 per kilogram. Sementara harga rata-rata tertimbang Crude Palm Oil (CPO) minggu ini tercatat mengalami kenaikan menjadi Rp14.538,28 per kilogram, sementara harga kernel berada di angka Rp12.152,78 per kilogram.

Sawit Setara Default Ad Banner

Berdasarkan perhitungan tersebut, harga TBS Mitra Plasma untuk umur tanaman 3 tahun ditetapkan sebesar Rp2.780,58 per kilogram, mengalami kenaikan sekitar Rp53,09 dibandingkan minggu sebelumnya. Sementara itu, rincian harga TBS Mitra Plasma berdasarkan umur tanaman adalah sebagai berikut:

Umur 4 tahun: Rp3.154,86/kg

Umur 5 tahun: Rp3.344,48/kg

Umur 6 tahun: Rp3.490,57/kg

Umur 7 tahun: Rp3.565,41/kg

Umur 8 tahun: Rp3.607,57/kg

Umur 9 tahun: Rp3.611,39/kg (harga tertinggi)

Umur 10–20 tahun: Rp3.591,77/kg

Umur 21 tahun: Rp3.534,95/kg

Umur 22 tahun: Rp3.480,39/kg

Umur 23 tahun: Rp3.422,21/kg

Umur 24 tahun: Rp3.308,40/kg

Umur 25 tahun: Rp3.286,70/kg.

Secara umum, harga TBS Mitra Plasma pada periode ini mengalami kenaikan rata-rata sekitar Rp64,30 per kilogram.

Tags:

harga TBSharga TBS Riau

Berita Sebelumnya
GAPKI Soroti Lambatnya PSR dan Dampak Kebijakan B50 terhadap Ekspor maupun Harga Minyak Goreng

GAPKI Soroti Lambatnya PSR dan Dampak Kebijakan B50 terhadap Ekspor maupun Harga Minyak Goreng

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono menyampaikan pandangannya terkait sejumlah isu krusial dalam industri kelapa sawit. Mulai dari lambatnya peremajaan sawit rakyat (PSR) hingga potensi dampak kebijakan B50 terhadap ekspor dan harga minyak goreng dalam negeri.

| Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *