KONSULTASI
Logo

Di mana Paling Tinggi? Ini Peta Harga Sawit Terbaru di Kalimantan

22 Maret 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Di mana Paling Tinggi? Ini Peta Harga Sawit Terbaru di Kalimantan

sawitsetara.co - JAKARTA – Di bentang luas perkebunan Kalimantan, geliat kebun sawit rakyat pelan tapi pasti mengubah peta ekonomi pedesaan. Dalam satu dekade terakhir, luasnya terus merambat, mencapai 1,47 juta hektare—sebuah angka yang mempertegas ketergantungan petani pada satu hal yang sangat menentukan: harga tandan buah segar (TBS).

Harga itulah yang setiap bulan ditunggu, dinegosiasikan, dan akhirnya ditetapkan lewat rapat-rapat resmi pemerintah daerah. Dari sana, nasib jutaan pekebun ditimbang—secara harfiah—dalam rupiah per kilogram.

Idul Fitri

Pada periode terbaru, peta harga di Kalimantan memperlihatkan persaingan tipis antarprovinsi. Kalimantan Tengah menempati posisi teratas, meski dengan catatan penurunan. Untuk periode II Februari 2026, harga TBS bagi pekebun mitra dengan usia tanaman 10–20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.459,07 per kilogram.

Angka ini turun Rp17,42 dibanding periode sebelumnya yang mencapai Rp3.476,49 per kilogram. Kelompok umur ini menjadi acuan karena produktivitas dan rendemennya relatif stabil.

Di bawahnya, Kalimantan Barat justru mencatatkan kenaikan. Dalam rapat penetapan periode II Maret 2026 yang digelar 13 Maret, harga TBS untuk usia tanaman 10–20 tahun ditetapkan Rp3.450,92 per kilogram, naik dari Rp3.375,86 pada periode sebelumnya.

Kenaikan ini ditopang harga crude palm oil (CPO) sebesar Rp14.288,04 per kilogram dan harga kernel Rp13.724,11 per kilogram, dengan indeks K sebesar 91,69 persen.

Idul Fitri

Sementara itu, Kalimantan Selatan menetapkan harga TBS sebesar Rp3.403,47 per kilogram untuk kelompok umur yang sama. Untuk tanaman usia tiga tahun, harganya berada di Rp2.743,39 per kilogram.

Di provinsi ini, penguatan indikator turut tercatat, mulai dari indeks K yang naik menjadi 91,93 persen hingga harga inti sawit yang mencapai Rp12.638,16 per kilogram.

Bergerak ke Kalimantan Timur, tren yang muncul adalah kenaikan tipis. Untuk periode 1–15 Maret 2026, harga TBS naik Rp13,90 menjadi Rp3.266,40 per kilogram, atau meningkat 0,43 persen.

Harga ini berlaku untuk tanaman berumur 10 tahun ke atas, dengan rata-rata tertimbang harga CPO sebesar Rp13.998,76 per kilogram dan kernel Rp12.407,74 per kilogram.

Adapun Kalimantan Utara mencatat harga yang relatif lebih rendah, namun stabil. Untuk periode akhir Februari 2026 (23 Februari–1 Maret 2026), harga TBS berada di kisaran Rp3.115 per kilogram, dengan indeks K sebesar 86 persen. Stabilitas ini menunjukkan penguatan di tingkat pekebun dibanding awal bulan.

Tags:

harga TBS

Berita Sebelumnya
Bersama Santri Membangun Semangat Sawit Baik

Bersama Santri Membangun Semangat Sawit Baik

Pondok pesantren (Ponpes) tidak lagi hanya mencetak sumber daya manusia (SDM) dibidang agama, kini ponpes juga mencteak SDM dibidang kelapa sawit, salah satunya Ponpes Al-Amin di Dumai melalui program “Bersama Santri Membangun Semangat Sawit Baik.”

20 Maret 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *