
sawitsetara.co - PEKANBARU – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani mitra plasma di Provinsi Riau turun pada periode 14–20 Oktober 2026. Penurunan terutama dipengaruhi melemahnya harga inti sawit atau kernel, kendati harga jual minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) mengalami kenaikan.
Dinas Perkebunan Provinsi Riau menetapkan harga TBS untuk kelompok umur 9 tahun sebesar Rp 3.783,39 per kilogram. Harga tersebut turun Rp 13,47 per kilogram atau 0,35 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi mengatakan, penetapan harga pekan ini menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan yang telah disepakati tim penetapan harga.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga kernel,” kata Supriadi.
Berdasarkan hasil rapat tim penetapan harga, harga CPO pada periode ini naik Rp 90,88 dibandingkan pekan sebelumnya. Sebaliknya, harga kernel turun Rp 683,05 per kilogram. Harga cangkang yang digunakan dalam perhitungan ditetapkan sebesar Rp 15,46 per kilogram, sedangkan indeks K berada di level 93,93 persen.
Supriadi menjelaskan, kenaikan harga CPO dipengaruhi transaksi ekspor yang dilakukan PTPN IV. Penjualan tersebut mendorong harga jual CPO lokal di tengah penurunan yang terjadi sebelumnya.
“Naiknya harga CPO dipengaruhi oleh adanya penjualan ekspor oleh PTPN IV sehingga bisa menggerek harga penjualan CPO lokal yang turun,” demikian keterangan dalam laporan penetapan harga Disbun Riau.
Harga Kernel Jadi Penekan
Pergerakan harga CPO dan kernel menjadi dua komponen penting dalam penetapan harga TBS petani mitra plasma. Kenaikan harga CPO pada pekan ini belum cukup menahan penurunan harga TBS karena koreksi harga kernel lebih besar.
Untuk pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan, penetapan harga CPO dan kernel mengacu pada harga rata-rata tim sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024. Apabila masuk validasi kedua, harga yang digunakan mengacu pada rata-rata harga Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN).
Pada periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat Rp 14.719,20 per kilogram, sedangkan harga rata-rata kernel KPBN sebesar Rp 12.323 per kilogram.
Penetapan harga TBS Riau periode 14–20 Oktober 2026 mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.
Daftar Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau 14–20 Oktober 2026
- Umur 3 tahun: Rp 2.909,62 per kg
- Umur 4 tahun: Rp 3.303,97 per kg
- Umur 5 tahun: Rp 3.503,48 per kg
- Umur 6 tahun: Rp 3.657,07 per kg
- Umur 7 tahun: Rp 3.735,36 per kg
- Umur 8 tahun: Rp 3.779,62 per kg
- Umur 9 tahun: Rp 3.783,39 per kg
- Umur 10–20 tahun: Rp 3.762,58 per kg
- Umur 21 tahun: Rp 3.702,67 per kg
- Umur 22 tahun: Rp 3.645,05 per kg
- Umur 23 tahun: Rp 3.583,71 per kg
- Umur 24 tahun: Rp 3.516,39 per kg
- Umur 25 tahun: Rp 3.440,79 per kg
- Umur 26 tahun: Rp 3.394,86 per kg
- Umur 27 tahun: Rp 3.348,66 per kg
- Umur 28 tahun: Rp 3.303,60 per kg
- Umur 29 tahun: Rp 3.286,48 per kg
- Umur 30 tahun: Rp 3.272,22 per kg.
Tags:


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *