KONSULTASI
Logo

Prabowo Larang Ekspor Minyak Jelantah Sawit: Prioritaskan Avtur dan Kemandirian Energi Nasional

3 Februari 2026
AuthorDwi Fatimah
EditorDwi Fatimah
Prabowo Larang Ekspor Minyak Jelantah Sawit: Prioritaskan Avtur dan Kemandirian Energi Nasional
HOT NEWS

sawitsetara.co - Presiden Prabowo Subianto menegaskan rencana pelarangan ekspor minyak jelantah berbasis kelapa sawit. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mempercepat swasembada energi sekaligus memaksimalkan pemanfaatan sumber daya nasional bagi kepentingan rakyat Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2025).

Menurut Prabowo, limbah kelapa sawit seperti minyak jelantah memiliki potensi besar sebagai bahan baku energi terbarukan, termasuk untuk produksi bahan bakar pesawat terbang (avtur). Bahkan, ia optimistis Indonesia mampu menjadi produsen avtur terbesar di dunia jika potensi ini dimanfaatkan secara optimal.

Sawit Setara Default Ad Banner

“Salah satu bahan baku avtur itu dari limbah kelapa sawit, dari jelantah. Jadi maaf bangsa-bangsa lain, saya tutup. Saya larang ekspor limbah kelapa sawit, ekspor jelantah. Harus untuk kepentingan rakyat Indonesia dulu,” tegas Prabowo.

Prabowo menekankan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam mengejar kemandirian energi nasional. Selain avtur, pemerintah juga terus mendorong pengembangan biosolar—bahan bakar diesel berbasis minyak nabati—untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor energi fosil.

“Biosolar itu membuat kita bebas dari ketergantungan luar. Yang mau pakai bensin terus silakan. Orang kaya bayar saja, nggak apa-apa harga dunia. Tapi rakyat kita bisa hidup dengan solar,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengungkapkan bahwa kelapa sawit Indonesia kini menjadi komoditas strategis yang diperebutkan banyak negara. Sejumlah pemimpin dunia, kata dia, secara langsung meminta Indonesia untuk memasok crude palm oil (CPO) ke negaranya.

Sawit Setara Default Ad Banner

“Saya keliling dunia, hampir semua pemimpin negara minta ke saya. Mesir, Pakistan, Rusia, Belarus—di mana-mana minta kelapa sawit. Artinya, ini komoditas yang sangat strategis,” kata Prabowo.

Dengan pelarangan ekspor minyak jelantah sawit, pemerintah ingin memastikan bahwa nilai tambah industri sawit tidak lagi dinikmati negara lain, melainkan diolah di dalam negeri untuk memperkuat ketahanan energi, industri nasional, dan kesejahteraan rakyat.

Tags:

Presiden Prabowo

Berita Sebelumnya
Mandatori B50 Batal, Sentimen Saham Sawit Terkoreksi: AALI, BWPT, LSIP Tetap Punya Peluang

Mandatori B50 Batal, Sentimen Saham Sawit Terkoreksi: AALI, BWPT, LSIP Tetap Punya Peluang

Kondisi ini dinilai menekan sentimen fundamental saham-saham sawit, terutama dibandingkan periode ketika pasar masih mengantisipasi lonjakan permintaan domestik yang lebih agresif

2 Februari 2026 | Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *