KONSULTASI
Logo

Minyak Mentah dan Dinamika Geopolitik Tekan CPO: Harga Ditutup Melemah di Bursa Malaysia

26 Maret 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Minyak Mentah dan Dinamika Geopolitik Tekan CPO: Harga Ditutup Melemah di Bursa Malaysia

sawitsetara.co - KUALA LUMPUR — Pergerakan harga minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives pada Rabu (25/3/2026), seperti mengikuti irama yang ditentukan dari luar: minyak mentah dunia dan dinamika geopolitik.

Ketika ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran mereda, harga minyak mentah justru tergelincir—dan menyeret CPO turun bersamanya.

Pada saat laporan ini disusun, harga minyak mentah Brent tercatat turun 4,45 persen ke level US$99,84 per barel (US$1 = RM3,94). Penurunan ini menjadi salah satu katalis utama pelemahan harga CPO di pasar berjangka Malaysia.

Idul Fitri

Namun tekanan tidak datang dari satu arah. Minyak kedelai, yang selama ini menjadi pesaing utama dalam pasar minyak nabati global, juga ikut melemah. Kombinasi ini menciptakan tekanan ganda bagi harga sawit.

Di tengah kondisi tersebut, pelaku pasar mencoba membaca batas bawah dan atas pergerakan harga. Proprietary trader Iceberg X Sdn Bhd, David Ng, melihat ruang gerak harga masih terjaga dalam rentang tertentu.

“Kami memperkirakan harga CPO akan didukung di atas RM4.450 per ton, dengan resistensi di RM4.600 per ton.,” kata dia kepada Bernama.com.

Idul Fitri

Meski ada batas psikologis tersebut, penutupan perdagangan tetap menunjukkan tren penurunan di hampir seluruh kontrak. Kontrak April 2026 turun RM58 menjadi RM4.445 per ton. Mei 2026 melemah RM47 ke posisi RM4.495 per ton, sementara Juni 2026 terkoreksi RM41 menjadi RM4.496 per ton.

Penurunan berlanjut pada kontrak jangka lebih panjang. Juli 2026 turun RM32 ke RM4.480 per ton, Agustus 2026 melemah RM22 menjadi RM4.460 per ton, dan September 2026 turun RM13 ke RM4.438 per ton.

Idul Fitri

Di sisi aktivitas pasar, dinamika justru bergerak ke arah sebaliknya. Volume perdagangan meningkat signifikan menjadi 90.703 lot, dibandingkan 65.523 lot pada Selasa. Open interest juga naik menjadi 237.177 kontrak dari sebelumnya 233.457 kontrak—menandakan minat pelaku pasar tetap tinggi di tengah tekanan harga.

Sementara itu, pasar fisik turut mencerminkan pelemahan. Harga CPO fisik untuk April South turun RM40 menjadi RM4.500 per ton.


Berita Sebelumnya
BRIN Ciptakan Inacell dari Limbah Sawit Jadi  Bernilai Tinggi

BRIN Ciptakan Inacell dari Limbah Sawit Jadi Bernilai Tinggi

Inacell merupakan produk mikrokristalin selulosa (MCC) hasil inovasi BRIN yang diolah dari limbah padat industri kelapa sawit, khususnya tandan kosong sawit atau tangkos.

25 Maret 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *