
sawitsetara.co - PEKANBARU — Ketua DPW APKASINDO Provinsi Riau KH Suher meminta penerima Beasiswa SDM Sawit memanfaatkan kesempatan pendidikan yang telah diperoleh. Pasalnya, dari lebih 15 ribu peserta yang mengikuti seleksi, hanya sekitar 5 ribu yang dinyatakan diterima.
Hal itu disampaikan Suher dalam acara pelepasan sejumlah penerima Beasiswa SDM Sawit asal Riau di Asrama Haji Pekanbaru, Senin (21/9/2026).
“Dari lebih 15.000 orang yang mengikuti seleksi Beasiswa SDM Sawit 2026 ini, yang diterima hanya 5.000 orang. Jadi, sangat beruntung adik-adik semua,” kata Suher.
Menurutnya, kesempatan tersebut patut disyukuri karena tidak semua anak petani sawit yang mengikuti seleksi mendapatkan kesempatan yang sama. Karena itu, para penerima diminta menghargai perjuangan orang tua yang telah mengantar dan mendukung mereka menempuh pendidikan.
Suher juga mengingatkan mahasiswa agar tidak berhenti di tengah jalan. Ia menegaskan APKASINDO akan terus memantau keberadaan mahasiswa penerima beasiswa di berbagai kampus.
“Jangan adik-adik gugur di tengah jalan,” ujarnya.
Suher berharap mahasiswa asal Riau dapat menjadi bagian dari regenerasi sektor perkebunan kelapa sawit di masa mendatang. Menurutnya, Riau memiliki peran besar dalam perkebunan sawit nasional sehingga kebutuhan terhadap generasi penerus juga besar.
“Harapan kami cukup besar kepada adik-adik. Adik-adik akan menjadi regenerasi kami ke depannya,” katanya.
Suher juga menegaskan bahwa mahasiswa penerima beasiswa dapat mengadukan persoalan yang mereka hadapi selama menjalani pendidikan kepada APKASINDO. Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nama baik APKASINDO dan Provinsi Riau selama menempuh pendidikan di luar daerah.
Tags:


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *