KONSULTASI
Logo

INSTIPER dan BPDP Perkuat Kolaborasi Cetak SDM Unggul Perkebunan, 1.010 Mahasiswa Dapat Beasiswa 2026

28 Agustus 2026
AuthorDwi Fatimah
EditorDwi Fatimah
INSTIPER dan BPDP Perkuat Kolaborasi Cetak SDM Unggul Perkebunan, 1.010 Mahasiswa Dapat Beasiswa 2026

sawitsetara.co - YOGYAKARTA - Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta kembali dipercaya menjadi salah satu perguruan tinggi penyelenggara Beasiswa SDM Perkebunan Tahun 2026 yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Kepercayaan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Yayasan Pendidikan Kader Perkebunan Yogyakarta (YPKPY) dan BPDP.

Penandatanganan PKS berlangsung di Ballroom BPDP, Kamis (20/8/2026), dan disaksikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Melalui program tersebut, INSTIPER Yogyakarta mendapatkan amanah untuk menyelenggarakan beasiswa jenjang Strata 1 (S1) bagi 150 mahasiswa pada sejumlah program studi, yakni Agroteknologi, Agribisnis, Teknik Pertanian, dan Teknologi Pertanian.

Sementara itu, Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) yang juga berada di bawah penyelenggaraan YPKPY dipercaya mengelola beasiswa bagi 740 mahasiswa program Diploma 1 (D1) dan 120 mahasiswa program Diploma 2 (D2).

Dengan demikian, YPKPY melalui INSTIPER dan AKPY akan berkontribusi dalam penyelenggaraan pendidikan bagi sedikitnya 1.010 penerima Beasiswa SDM Perkebunan 2026.

Ketua YPKPY, Dr. Purwadi, menyampaikan rasa syukur atas kembali dipercayanya INSTIPER dan AKPY untuk menjalankan program strategis tersebut.

“Kami sangat bersyukur INSTIPER Yogyakarta dan AKPY terus dipercaya untuk menyelenggarakan beasiswa SDM Perkebunan oleh BPDP. Kami akan selalu berkomitmen untuk menjadi kampus perkebunan, khususnya kelapa sawit, terbaik di Indonesia,” ujar Purwadi.

Menurutnya, amanah tersebut akan diwujudkan melalui penyelenggaraan pendidikan berkualitas yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga menyiapkan lulusan agar mampu menjawab kebutuhan industri perkebunan.

“Kami ingin mencetak SDM unggul di bidang perkebunan sehingga nantinya saat lulus siap memasuki dunia kerja dan siap memajukan perkebunan Indonesia,” katanya.

DPP

Dalam penandatanganan kerja sama tersebut, INSTIPER Yogyakarta diwakili Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Fariha Wilisiani, Ph.D., bersama tim pengelola beasiswa.

Fariha mengatakan, dari 42 perguruan tinggi yang ditetapkan sebagai lembaga penyelenggara Beasiswa SDM Perkebunan 2026, INSTIPER menjadi salah satu kampus yang melaksanakan penandatanganan kerja sama pada tahap awal.

Menurut dia, hal tersebut tidak terlepas dari kesiapan INSTIPER dalam menjalankan program, termasuk kesesuaian kurikulum akademik dengan kebutuhan kompetensi inti industri kelapa sawit.

“INSTIPER terpilih menjadi salah satu kampus yang melaksanakan penandatanganan kerja sama di awal karena dinilai telah memenuhi dan siap untuk melaksanakan program tersebut, di antaranya dilihat dari kesiapan dan kesesuaian kurikulum penyelenggaraan akademik dengan core competency kelapa sawit,” jelas Fariha.

Kesiapan tersebut, lanjutnya, juga merupakan bagian dari komitmen panjang INSTIPER dalam mengembangkan pendidikan berbasis perkebunan kelapa sawit.

INSTIPER sendiri telah menjalankan minat studi di bidang kelapa sawit sejak 2005 melalui Minat Studi Sarjana Perkebunan Kelapa Sawit (SPKS).

Menariknya, penerima Beasiswa SDM Perkebunan di INSTIPER tidak hanya akan mendapatkan pengalaman belajar melalui perkuliahan dan praktikum.

Mahasiswa juga akan diarahkan mengikuti berbagai kegiatan co-kurikuler dan ekstrakurikuler yang dirancang untuk mengembangkan soft skill, minat, kreativitas, serta kemampuan berorganisasi.

Program tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika dunia kerja.

Lebih jauh, mahasiswa penerima beasiswa juga akan mendapatkan kesempatan menjalani magang di berbagai perusahaan mitra strategis INSTIPER Yogyakarta.

Melalui program magang tersebut, mahasiswa dapat menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan kondisi nyata di lapangan.

DPP

Pengalaman tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan yang memahami kebutuhan industri sekaligus memiliki kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi perkebunan.

Tidak berhenti sampai di sana, menjelang akhir masa studi mahasiswa juga akan mengikuti sertifikasi kompetensi sebagai bukti kemampuan dan keahlian yang dimiliki di bidang perkebunan.

Kolaborasi antara BPDP, YPKPY, INSTIPER, dan AKPY melalui Beasiswa SDM Perkebunan 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan nasional.

Program ini tidak sekadar memberikan akses pendidikan bagi ribuan generasi muda, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk memastikan industri perkebunan Indonesia memiliki tenaga kerja yang kompeten, adaptif, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi.

Dengan kombinasi pendidikan akademik, praktikum, kegiatan pengembangan diri, pengalaman magang, hingga sertifikasi kompetensi, lulusan diharapkan memiliki bekal yang lebih lengkap ketika memasuki dunia kerja.

Bagi INSTIPER dan AKPY, kepercayaan tersebut sekaligus mempertegas posisi keduanya sebagai lembaga pendidikan yang fokus menyiapkan generasi penerus sektor perkebunan.

Kolaborasi strategis bersama BPDP diharapkan terus berkembang sehingga mampu menghasilkan SDM perkebunan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjadi penggerak inovasi dan keberlanjutan industri perkebunan Indonesia di masa depan.


Berita Sebelumnya
Petani Harus Jadi Bagian Utama Industri Sawit

Petani Harus Jadi Bagian Utama Industri Sawit

Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Ditjenbun, Kementerian Pertanian, Dr. Iim Muharam, S.P., M.P., mengatakan petani harus menjadi bagian utama dalam transformasi industri kelapa sawit. Pemerintah, kata dia, perlu membangun ekosistem yang membuat petani lebih produktif, sejahtera, profesional, dan terintegrasi dengan rantai bisnis sawit.

27 Agustus 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *