KONSULTASI
Logo

Ekspor Sawit Melonjak di Akhir 2025, Batu Bara Tertekan Sepanjang Tahun

4 Februari 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Ekspor Sawit Melonjak di Akhir 2025, Batu Bara Tertekan Sepanjang Tahun

sawitsetara.co - JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) Indonesia melonjak tajam pada penghujung 2025, di tengah melemahnya ekspor komoditas batu bara sepanjang tahun.

Pada Desember 2025, volume ekspor CPO mencapai sekitar 2,75 juta ton dengan nilai transaksi sebesar USD2,79 miliar. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyebut capaian tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.

“Secara month-to-month, volume ekspor CPO meningkat sebesar 102,23 persen, sementara secara year-on-year tercatat naik 66,80 persen,” ujar Ateng.

apkasindo

Secara kumulatif sepanjang Januari hingga Desember 2025, nilai ekspor CPO Indonesia tercatat sebesar USD24,42 miliar. Angka ini meningkat 21,83 persen dibandingkan realisasi ekspor CPO pada 2024 yang sebesar USD20,05 miliar.

Peningkatan nilai tersebut sejalan dengan pertumbuhan volume pengapalan. Total volume ekspor CPO dan produk turunannya sepanjang 2025 mencapai 23,61 juta ton, naik 9,09 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 21,64 juta ton.

apkasindo

Sementara itu, kinerja ekspor batu bara justru mengalami tekanan. BPS mencatat nilai ekspor batu bara sepanjang 2025 turun 19,70 persen menjadi USD24,48 miliar, dari sebelumnya USD30,49 miliar pada 2024.

Ateng menjelaskan penurunan tersebut terjadi secara kumulatif sejak awal hingga akhir tahun.

“Penurunan ini terjadi secara kumulatif sejak Januari hingga Desember 2025,” kata dia.

Selain dari sisi nilai, volume ekspor batu bara juga mengalami penurunan. Sepanjang 2025, volume ekspor batu bara Indonesia tercatat sebesar 390,3 juta ton, turun 3,66 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Tags:

Berita Sawit

Berita Sebelumnya
Sertifikasi, Teknologi, dan Hilirisasi Jadi Kunci Daya Saing Sawit Indonesia di Pasar Global

Sertifikasi, Teknologi, dan Hilirisasi Jadi Kunci Daya Saing Sawit Indonesia di Pasar Global

Industri kelapa sawit Indonesia harus terus bertransformasi untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar minyak sawit dunia. Transformasi tersebut tidak hanya melalui peningkatan produksi, tetapi juga melalui penerapan standar keberlanjutan, pemanfaatan teknologi modern, hilirisasi produk, serta penguatan daya saing di pasar global.

25 Juni 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *