KONSULTASI
Logo

Agrinas Palma Buka Ruang Kemitraan agar Manfaat BUMN Lebih Luas

29 Januari 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorDwi Fatimah
Agrinas Palma Buka Ruang Kemitraan agar Manfaat BUMN Lebih Luas
HOT NEWS

sawitsetara.co - JAKARTA - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menegaskan tetap membuka ruang kemitraan dengan masyarakat, koperasi, dan perusahaan daerah dalam pengelolaan kebun kelapa sawit. Skema kerja sama tersebut ditempatkan sebagai upaya memperluas manfaat kehadiran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor perkebunan.

Direktur Bisnis dan Komersial Agrinas Palma Nusantara sekaligus Ketua Kelompok Kerja KSO, Teddy Juanda Simatupang, mengatakan secara kapasitas perusahaan siap mengelola kebun secara mandiri. Namun, Agrinas memilih melibatkan mitra lokal sebagai bagian dari strategi pembangunan yang inklusif.

“Sebagai BUMN, Agrinas Palma Nusantara harus menghadirkan perbaikan nyata, terutama pada kebun-kebun yang sebelumnya rusak atau terbengkalai,” ujar Teddy, dikutip dari agrinaspalma.id.

Sawit Setara Default Ad Banner

Menurut dia, kemitraan dengan masyarakat, koperasi, dan perusahaan daerah bukan sekadar pelengkap, melainkan instrumen untuk memastikan dampak ekonomi dan sosial perusahaan dirasakan langsung oleh wilayah sekitar kebun.

Untuk memastikan kerja sama berjalan sehat dan akuntabel, Agrinas Palma Nusantara melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh kerja sama operasional (KSO). Evaluasi mencakup aspek legal, teknis, produksi, hingga keuangan mitra.

Senior Executive Vice President (SEVP) KSO Agrinas Palma Nusantara, Brigjen TNI (Purn) Binarko Sugihantyo, menyampaikan bahwa evaluasi tersebut sekaligus menjadi dasar penyesuaian perjanjian KSO. Seluruh kerja sama yang masih menggunakan template lama akan diperbarui melalui adendum.

“Penyesuaian dilakukan sesuai standar baru yang disusun POKJA dengan mengacu pada rekomendasi BPKP dan regulasi Kementerian BUMN,” kata Binarko.

Sawit Setara Default Ad Banner

Ke depan, Agrinas akan memperjelas skema pengelolaan kebun inti, plasma, dan kebun masyarakat, termasuk validasi data luasan serta kondisi kebun di lapangan. Proses evaluasi dilakukan secara bertahap melalui pemeriksaan kebun, laporan produksi, dan laporan keuangan mitra.

Melalui langkah ini, Agrinas Palma Nusantara menegaskan komitmennya membangun kemitraan yang transparan, berkelanjutan, dan berpihak pada peningkatan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat.


Berita Sebelumnya
Kenaikan Pungutan Ekspor CPO Dinilai Tekan Petani Sawit, APKASINDO Ajukan Lima Solusi ke Pemerintah

Kenaikan Pungutan Ekspor CPO Dinilai Tekan Petani Sawit, APKASINDO Ajukan Lima Solusi ke Pemerintah

Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Dr. Gulat Medali Emas Manurung, menegaskan bahwa setiap tambahan beban pungutan di sektor hilir pada akhirnya akan bermuara ke perkebunan sawit di tingkat hulu, tempat jutaan petani menggantungkan hidupnya.

28 Januari 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *